"Man Shabara Zhafira"

“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”. [Imam Al-Ghazali]

Selasa, 12 Juni 2012

contoh Teks Pidato "Pemuda dan Pembangunan Masa Depan Bangsa"


Ketika Malaikat Wahyu berdiri tegak di ufuk Timur
Al – Qur’an yang berwarna keemasan, Menabur jebat wangi kesturi
Merombak struktur hidup
Merampas angkara murka
Menyentuh relung hatu insani

Masa muda adalah masa yang penuh dengan harapan, penuh dengan cita – cita, penuh dengan romantika kehidupan yang sangat indah. Keindahan yang dihiasi dengan bentuk fisik yang kuat, berjalan masih cepat, pendengaran masih akurat, pikiran masih cermat, kulit wajah indah mengkilat. Oleh karena itu pantas bila pemuda menjadi salah satu penentu maju dan mundurnya suatu bangsa dan negara, sebab terbukti sejak dahulu kala hingga saat ini sampai masa yang akan datang, sesuai dengan fitrahnya pemuda menjadi tulang punggung sebuah negara, penerus estafet pembangunan masa depan bangsa.
Seorang pujangga Mesir berkata :

Artinya : “ Sesungguhnya pada tangan -  tangan permudahlah urusan umat dan pada kaki – kaki merekalah kehidupan umat“
Oleh karena begitu pada kesempatan yang baik ini, kami akan membawakan sebuah syarahan yang berjudul “Pemuda Dan Pembangunan Masa Depan Bangsa“

Hadirin dan hadirat yang berbahagia
Allah SWT berfirman di dalam Al – Qur’an surah An – Nisa ayat 9 yang berbunyi:


Artinya : “ Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”
Ayat tadi diawali dengan kalimat                            kalau kita kaji lebih mendalam, secara sematik :

Maksudnya :                            adalah sighat amar, kaedah mengatakan :


Artinya : Pada dasarnya setiap perintah adalah kewajiban.
Oleh karena itu wajib bagi kita untuk takut meninggalkan anak – anak generasi muda yang lemah. Prof. Dr. BJ Habibi mengatakan lima kelemahan yang harus kita hindari yakni lemah harta, lemah fisik, lemah ilmu, lemah semangat hidup dan yang sangat ditakutkan adalah lemah akhlaq. Jika lima kelemahan ini melekat pada pemuda, kita yakin mereka bukan pelopor pembangunan, melainkan virus pembangunan, penghambat pembangunan, bahkan penghancur pembangunan masa depan bangsa.

Sejarah mengajarkan kepada kita selaku pemuda agar memiliki semangat juang yang tinggi bagi pembangunan masa depan bangsa. Pemuda hari ini adalah pemimpin di hari esok.

Dengan demikian hadirin, Negara tidak mengenal istilah pemuda pengangguran, pemuda mejeng, pemuda nangkring, tapi yang diinginkan bangsa ini adalah pemuda – pemuda yang agresif, inovatif, dan produktif.

Dewan juri yang mulia para hadirin yang berbahagia
Sebagai contoh bagin kita pemuda, Mari kita renungkan firman Allah SWT dalam Al- Qur’an surah Al – Kahfi ayat 13 yang berbunyi :

Artinya : Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambah pula untuk mereka petunjuk. “  
Dalam ayat tadi dikisahkan tentang para pemuda aashabul kahfi, simbol pemuda beriman yang teguh pendirian.
“ Dewan juri yang mulia para hadirin yang berbahagia”
Wahai para pemuda mari kita membangun masa depan bangsa dengan potensi dan kekuatan yang ada sebagaimana yang dilakukan oleh pemuda ashabul kahfi.
Sebelum menutup syarahan pada hari ini, marilah kita dengarkan syair berikut :

Tatkala kejayaan datang
Semua orang pasti senang
Begitupun sebaliknya
Bangkitlah negara yang ku cinta
Dimana aku dilahirkan dan didik serta dibesarkan
Wahai pemuda bangsa bangkitkah..........bangkitklah
Ayo kita bangun kembali negeri kita
Indonesia yang telah porak poranda
Sebab akhlaq yang tercela
Yang merajalela dimana-mana

Selamat berjuang para pemuda Indonesia dimanapun berada.......... http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png


Bang manap cantik anaknya.
Indah rambutnya diikat pita
Mohon maaf atas segalanya
Baik sikap maupun kata

Wassalammu’alikum Wr.Wb



  

8 komentar:

  1. mohon ijinnya mbak ihya yusriati, kami menkopi paste artikelnya untuk lomba pidato anak kami disekolahnya dengan tema pemuda, semoga membawa manfaat dunia dan akherat. amien.terimakasih sebelumnya.

    BalasHapus
  2. kepada yth mbak ihya, kami mohon izinnya untuk mencopy paste artikel pidato tentang pemuda. semoga ada manfaatnya dunia dan akherat, amien dan terimakasih.

    BalasHapus
  3. kak pidatonya keren banget,aku izin copast ya buat tugas.

    BalasHapus
  4. khilda nurul f31 Januari 2014 02.26

    teteh nyuhunkeun widina abdi bade nga-copy ,mugia manffat saterasna

    BalasHapus
  5. mohon untuk copy paste ! thanks :)

    BalasHapus
  6. kakak keren bingittzz..
    aq copas ya, buat tugas thausiyahh q.. :D :D
    KE to the REN lohh #alay

    BalasHapus